Katakamidotcom News Indonesia

Politik Veni Vidi Vici Obama Seakan Melagukan Jangan Menyerah DeMasiv

President Barack Obama delivers a speech on education at Wakefield ...

PHOTOSTREAM : OBAMA IN OHIO

Jakarta 9/9/2009 (KATAKAMI) Ini pasti pekan yang penting untuk Presiden ke-44 AS Barack Hussein Obama. Satu tahapan penting sudah ia lewatkan hari Selasa (8/9/2009) kemarin yaitu menyampaikan pidatonya kepada para pelajar AS.

Rencana penampilan Obama di hadapan para pelajar itu sempat ditentang oleh lawan politiknya sebagai ajang bagi Obama untuk melakukan cuci otak atau BRAINWASH.

Persis di menit-menit akhir sebelum penampilan spektakulernya yang kontroversial di OHIO, Obama mendapatkan dukungan yang tak terduga dari mantan IBU NEGARA Laura Bush. Luar biasa ! Dukungan Laura untuk Obama bagaikan embun pagi yang menyejukkan. Laura, yang semasa aktif sebagai Ibu Negara memang dikenal sangat CONCERN dalam bidang pendidikan justru menyambut baik kunjungan dan pengarahan dari Obama kepada para pelajar Amerika.

Menurut Laura, Obama justru melakukan hal yang baik bagi para pelajar AS dan kunjungan itu sangat wajar dilakukan oleh seorang kepala negara.

Laura Bush sungguh sangat keibuan dan mampu “membungkam” pedasnya letupan-letupan sinisme dari kalangan Partai Republik.

Obama memang seorang politisi yang nyentrik.

amd_obama_portrait

Tingkat kecerdasan Obama memang menjulang tinggi, jauh diatas rata-rata. Dia tak gentar ketika dihajar kiri kanan.

Obama justru mencermati semua serangan dari lawan politiknya dan selalu tahu bagaimana mengatasi serangan-serangan itu. Ia punya rasa humor yang “nyerempet-nyerempet” ketajamannya untuk menohok lawan politik. Tetapi salah salah karakter yang tak terduga dari Obama adalah ia mampu bersikap apa adanya dan “ramah tamah” tanpa meninggalkan kehormatan dirinya bila berhadapan atau sedang ingin merangkul lawan politiknya.

Obama memang politisi muda yang tahan banting tetapi selalu punya energi yang mengejutkan untuk membalas “bantingan politik” secara brilian. Serangan balik Obama sering terbungkus rapi dengan cara-cara yang halus tetapi mampu menusuk sangat dalam.

Ketika sedang panas-panasnya dikecam karena dituduh aka melakukan CUCI OTAK (BRAINWASH) kepada para pelajar, Gedung Putih merilis draft sambutan Obama kepada para pelajar itu sehari menjelang kemunculan Obama di OHIO.

Baca : President Obama : Education Is Key To Country’s Future

Baca : The Six Degrees of Barack Obama Brainwashing America’s Children

Semua tensi dan tekanan politik seketika itu langsung mereda saat media massa memuat draft sambutan Obama di OHIO.

Tak ada yang berbau politik dan sungguh datar-datar saja.

Bagi sebagian kalangan, tentu jurus WHITE HOUSE (Gedung Putih) untuk mengamankan agenda penting pemimpin nomor satu mereka dengan cara merilis draft sambutan sehari sebelum hari H justru mengundang rasa penasaran.

Wah, mengapa sudah dirilis ?

Tapi ketika kalimat demi kalimat dicermati secara seksama, semua makna dalam sambutan itu sungguh bagus.

Disinilah letak kepintaran WHITE HOUSE (Gedung Putih) dalam memainkan peranan di dalam situasi yang sangat genting.

Dan ketika hari H tiba, Obama muncul diantara para pelajar di OHIO.

Apa yang terjadi ?

Obama mengambil alih dan mengendalikan secara penuh “PANGGUNG POLITIK” yang sangat penting itu.

Baca : Obama’s Labor Day Speech : A Message Of Hope & Responsibility For America’s Students

Supporters hold up signs as U.S. President Barack Obama attends ...

Dia seakan memukul sangat keras GONG pertarungan dalam memperjuangkan agenda penting berikutnya di bidang reformasi kesehatan atau HEALTH CARE REFORM.

Bagi yang menyimak pidato Obama di OHIO maka akan “tersenyum”.

Yap !

Itulah Obama ! Dia cuek saja bersuara dengan lantang untuk membangun dan menggalang dukungan bagi agenda-agenda penting yang sedang diperjuangkannya dalam pemerintahan.

Harus jujur diakui, pidato Obama di OHIO memang “SEDIKIT NAKAL” dalam artian yang positif.

Sebab, hal-hal krusial terkait agenda HEALTH CARE REFORM yang disampaikannya saat berhadapan langsung dengan para pelajar itu, banyak yang tidak dicantumkan dalam draft yang dirilis WHITE HOUSE (GEDUNG PUTIH) sehari sebelum kemunculan Obama di OHIO.

Dalam draft yang dirilis WHITE HOUSE (Gedung Putih) sehari sebelum hari H di Ohio, tidak ada satupun kata atau kalimat yang menyinggung masalah HEALTH CARE REFORM.

Ini taktik yang sangat tak terduga oleh Obama dan seluruh tim pendukung di ring satunya.

Obama memang harus diakui memiliki penciuman yang tajam dan naluri politiknya sangat luar biasa.

Sebagai seorang orator ulung, ia selalu mampu membuat para pendengar dan pendukungnya untuk “tersihir” dalam atmosfir kehidupan yang penuh makna setiap kali Obama berbicara di PANGGUNG manapun.

Kalau dicermati, dari raut wajahnya sesekali akan terlihat aura yang “letih” tetapi Obama mampu dan tahu kapan ia harus tersenyum, berjabatan tangan dan merangkul hangat kepada masyarakat pendukungnya dimanapun juga.

Obama tahu ia adalah “santapan empuk” bagi para fotograger tingkat lokal ataupun internasional.

Tanpa harus berpura-pura dalam gaya dan tutur kata, penampilan yang tertata apik dan baik dari Obama memang “mengalir” sangat natural.

Sehingga, Obama selalu terlihat “GOOD LOOKING” bisa ditampilkan di media massa. Terutama dalam koleksi foto-foto kegiatannya.

Ia mau dan mampu tersenyum, walau misalnya sedang atau sangat amat lelah dan fokus perhatian dirinya terpencar atau terbagi ke banyak masalah penting lainnya.

Veni, Vidi, Vici

Gaya politik Obama mengingatkan kita pada sebuah semboyan yang sangat terkenal, “VENI VIDI VICI”.

Inilah semboyan dari Jenderal Julius Caesar dari Kerajaan Romawi.

Dalam bahasa latin, kalimat VENI VIDI VICI ini berarti Saya datang, Saya Melihat Dan Saya MENANG !

Kemenangan demi kemenangan selalu ingin diraih oleh Obama secara sportif dengan mengandalkan tingkat kematangan yang sangat teruji di dunia politik.

Satu agenda lagi akan menghadang gerak Obama yaitu rencana pidatonya di hadapan Kongres untuk mengemukan agenda reformasi di bidang kesehatan “HEALTH CARE REFORM” yang banyak ditentang di Amerika.

Baca : BARACK OBAMA : 8 Reasons We Need Health Insurance Reform Now !

U.S. President Barack Obama sits next to U.S. Secretary of Education ...

Delapan bulan memerintah, Obama tak bisa beristirahat walau hanya “sedetik” dari pertarungan-pertarungan politik yang sangat mendebarkan.

Tetapi dengan melihat rekam jejak perjalanan politiknya, Obama yang bergaya “VENI VIDI VICI” pasti akan selalu mempertahankan spirit yang positif dalam menghadapi, menjalani dan mengatasi semua pertarungan politiknya.

Menunggu seperti apa “akhir” dari pertarungan dalam agenda penting “HEALTH CARE REFORM” yang sangat bombastis saat ini ketenaran pembahasannya di tataran politik nasional AS maka kita seakan dibawa pada tontonan yang menegangkan.

Mampukah Obama meraih kemenangan berikutnya setelah dalam banyak pertarungan di dalam hidupnya, ia memang selalu hoki mendapatkan kemenangan yang sejati.

Kemenangan yang sangat nyata adalah saat ia terpilih dalam PILPRES AS bulan November 2008 !

Sambil mengamati terus gaya politik VENI VIDI VICI ala Obama, teringatlah kita pada sebuah lagu yang sangat menyentuh hati dan begitu terkenal saat ini dari kelompok DeMasiv dengan judul lagu,  “JANGAN MENYERAH”.

Reff 1 :

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

Ya, Obama tentu tak akan pernah menyerah dan semoga ia selalu mengedepankan sportivitas dalam pertarungan politik apapun dalam lorong-lorong waktu di hari-hari mendatang.

Veni. Vidi. Vici.

Obama membuat siapapun menjadi RINDU pada geliat politik yang jujur, bersih dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas segala-segala bagi kepentingan sesama manusia.

Obama Datang. Obama Bertarung. Dan, Obama (ternyata … ups ) selalu menang !


(MS)

Advertisements
%d bloggers like this: