Katakamidotcom News Indonesia

Propam Polri: Jangan Ada Lagi Penjebakan Dalam Kasus Narkoba

Photo : Kadiv Propam Polri Oegroseno

(KATAKAMI / DETIK.COM) Rekayasa dalam penyidikan dan penangkapan Susandi Sukatma alias Aan (30) atas kasus narkoba dibongkar Propam Polri. Berkaca dari kasus itu, Propam Polri yang menjaga integritas korps baju coklat meminta agar jangan lagi terulang.

“Modus-modus narkoba kan sering seperti itu (menjebak-red),” kata Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Oegroseno saat dihubungi detikcom, Kamis (18/2/2010).

Dia menegaskan agar para petugas kepolisian berpegang pada azas hukum dan praduga tidak bersalah, agar kasus rekayasa narkoba tidak terulang.

“Hukum ke depan itu harus lebih baik lagi. Jangan ada seperti ini lagi,” tutupnya.

Kasus Aan ini bermula dari penganiayaan yang terjadi pada 14 Desember 2009. Aan mengaku dianiaya oleh Viktor Laiskodat di depan 3 oknum Polda Maluku di Gedung Artha Graha. Aan sempat disekap dan ditelanjangi di gedung Artha Graha lantai 8 dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB pagi.

Aan diminta mau menjadi saksi untuk kasus kepemilikan senjata api milik mantan Bos PT Maritim Jaya, DT. Namun karena menolak, kini Aan ditetapkan menjadi tersangka kasus kepemilikan narkoba.

3 oknum penyidik Polda Maluku yang dilaporkan ke Propam yakni Direskrim Polda Maluku Kombes Pol Jhon Siahaan, Ipda Jhoni dan Brigadir Obed.

(Dora)

%d bloggers like this: